Hj. Maharani

Owner DM Klinik Salon & Spa

Jatuh Bangun, Tidak Pernah Mundur

            Berawal dari hobi, Hj. Maharani membangun bisnis hingga bisa meraih keberhasilan seperti sekarang. Ia jatuh bangun membangun bisnisnya. Hanya ada satu hal yang terus ia lakukan di setiap rintangan yang ia hadapi, yaitu terus maju, tidak menyerah, dan pantang mundur.

            Hj. Maharani lulus SMP tahun 1997 dilanjutkan ke SMK Jurusan Kecantikan dan lulus tahun 2000. karena tertarik dengan dunia kecantikan, maka ia pun ikut kursus kecantikan di Jakarta selama 2 tahun hingga kini memiliki usaha salon, DM Klinik Salon & Spa.

            “DM kini memiliki 9 devisi, mulai dari salon, spa, nail, eyelash, skincare, sulam alis hingga sekarang perawatan khusus daerah kewanitaan. Di 4 tahun terakhir, saya juga merambah klinik dan apotek. Tujuan saya hanya satu, yaitu ingin memiliki usaha kecantikan yang berbeda dari tempat lain. Konsepnya harga murah, namun fasilitasnya nyaman. Jadi, terjangkau bahkan untuk kelas menengah ke bawah,” jelas Maharani.

Kunci Sukses

            Tidak ada kesuksesan diperoleh semudah membalikkan telapak tangan. Tidak hanya perjuangan, seseorang juga memerlukan dukungan, terutama dari orang terdekat, seperti keluarga. Maka tidak heran jika Sang Ibu menjadi tokoh yang menginspirasinya. “Tokoh yang menjadi inspirasi saya adalah umi, Ibu saya, dan  guru saya yang selalu tulus memberi masukan, bimbingan dan ilmu. Doa dan dukungan keluarga dan guru serta semua team selalu menjadi penyemangat saya. Saya sempat beberapa kali mengalami jatuh bangun di dunia usaha ini. Tapi tidak akan membuat saya mundur. Saya bahkan kembali bangkit dan lebih kuat lagi. Karena itu saya akan membagikan ilmu dan pengalaman saya. Saya tidak akan bosan untuk membimbing dan memberikan motivasi kepada karyawan agar dapat meningkatkan kualitas yang didambakan para penikmat kecantikan. Bagi saya karyawan adalah partner kerja yang saya anggap saudara,” ungkap owner DM Klinik Salon & Spa, DM Academy Course, D’amore Dermacare Kosmetik.

            Prinsip lain yang dipegang wanita kelahiran Kotabaru, 22 Desember ini, adalah tidak ada istilah bersaing. “Saya percaya bahwa dalam berbisnis tidak ada kata bersaing. Bagi saya yang lebih penting dari semua itu adalah memberikan pelayanan dan kualitas kerja terbaik bagi klien,” tuturnya.

            Karena itu, Hj. Maharani sangat mendukung wanita Indonesia yang ingin berkarier dan berkarya. “Wanita Indonesia harus bisa membuktikan bahwa kita ini bisa. Bisa menjadi apapun yang kita impikan. Jangan berkecil hati, karena wanita itu pantas untuk merdeka dan sukses. Pepatah mengatakan, wanita itu malaikat tanpa sayap. Karena wanita merupakan pendidik awal anak bangsa, yaitu membesarkan anak-anaknya sebagai calon generasi penerus bangsa. Jadi, wanita yang merdeka adalah wanita yang berperan membangun bangsa, baik di dunia pendidikan, teknologi, dan budaya. Bahkan dalam hal positif lainnya, tanpa harus mengesampingkan kodrat utama sebagai istri dan ibu,” terangnya.

Menginspirasi

            Jejak perjuangan dan pengalaman hidup yang pernah dilalui membuat Hj. Maharani ingin berbagi cerita sebagai cara untuk menginspirasi masyarakat, khususnya perempuan Indonesia. Salah satunya ada hobi yang ditekuni bisa menjadi sesuatu yang menghasilkan.

             “Usaha saya ini merupakan hobi yang dibayar. Saya bisa mewujudkan impian saya, yaitu memiliki tempat perawatan dengan fasilitas lengkap, tenaga terdidik, tapi harga murah di Banjarmasin. Ini merupakan bonus dari kerja keras saya bisa mewujudkan bahwa cantik itu tidak harus mahal dan tanpa budget besar. So, gali potensi mungkin juga sesuai hobi Anda lakukan pekerjaan dengan sepenuh hati. Jangan cepat puas dengan hasil hari ini, terus belajar dan belajar lagi. Kerja keras tidak pernah menghianati hasil,” ulasnya.

            Sebagai seorang ibu, semua jerih payahnya ingin dijadikan sebagai cara untuk membahagiakan anak-anaknya. “Saya ingin membahagiakan anak-anak yang sangat saya cintai. Saya ingin mereka punya masa depan cerah. Jadi saya harus berusaha keras, mandiri dan terus berkarya agar orang-orang yang di sekeliling saya bahagia,” tutur ibu dari Muhammad Atthallah Daffa dan Moreno Ahmed Fahlevy ini.

            Ia pun memberikan pesan kepada para wanita Indonesia yang ingin mencoba berkarier. “Untuk menjadi wanita yang potensial, mandiri dan berkarya, kita jangan pernah takut memulai semuanya dari nol. Jangan takut gagal serta jangan pernah berhenti berkarya dan berusaha. Percayalah bawa Allah selalu ada. Tanamkan di pikiran dan diri kita kalau kita bisa melakukan selama kita niat dan berusaha. Jadilah orang yang mandiri. Tidak ada kata terlambat untuk belajar dan berkarya untuk Indonesia tercinta,” pesan Hj. Maharani yang pernah meraih Juara 1 Tingkat Kalimantan Selatan, Kejuruan Kecantikan 1999 dan Juara 3 kompetisi Johnny Andrean 2001.

You might like

About the Author: Beinspiration